Tidak terasa kita telah nyaris menginjak bulan puasa. Selaku umat muslim pastinya kita wajib melaksanakan puasa seperti diperintahkan dalam kitab suci Al Quran. Secara bahasa, puasa berarti kita menahan diri dari makan dan minum mulai dari menyingsing fajar sampai tenggelam matahari. Tetapi arti puasa secara terperinci ialah kita diharuskan guna menahan diri dari beragam godaan dan hal-hal yang dapat menggugurkan puasa, seperti marah, melakukan perbuatan dosa, bergosip dan lain sebagainya.
Terlepas dari sekedar kewajiban dalam agama, puasa sepertinya mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan loh. Kegunaan pertamanya ialah untuk mengurangi resiko penyakit jantung. Dari suatu riset dikatakan kalau mereka yang tekun puasa sebulan sekali risikonya 58% lebih rendah terserang penyakit jantung. Puasa pun sanggup menghindari kencing manis dan pula sanggup mengurangi kandungan kolesterol dalam tubuh.
Manfaat konkret yang lain dari puasa ialah dapat mengurangi berat tubuh. Tubuh dapat membakar lemak berlebih sehingga peran organ tubuh tidak akan terhambat. Bila kita berpuasa dengan cara betul dan rutin, maka dapat tingkatkan sistem pencernaan dan metabolisme secara menyeluruh.
Saat kita berpuasa, maka kita pun memberikan kesempatan bagi pencernaan kita agar istirahat. Dengan demikian maka pencernaan akan mulai fokus pada pengeluaran toksin dalam tubuh. Saat toksin dalam tubuh lenyap pasti kulit kita akan jadi lebih sehat dan bersinar. Hasilnya kulit akan lebih bersih dan penuaan awal dapat dicegah.
Puasa pun akan menambah peran otak kita dan dapat membuat lebih banyak sel-sel otak. Tubuh pun akan membuat banyak endorphin. Ini adalah hormon yang dapat mengakibat senang sehingga kita dapat terlepas dari masalah kegelisahan. Hal ini akan menjadikan otak kita lepas dari tekanan mental dan mengurangi resiko terserang demensia.