Sering Konsumsi Telur Mentah, Amankah?
Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:41 WIB
Aghil – Beberapa orang sering mengkonsumsi telur dalam kondisi mentah. Mereka meyakini bahwa telur mentah dapat menambah stamina dan meningkatkan kebugaran tubuh. Biasanya telur mentah ini dibuat sebagai campuran pada jamu.
Jika dilihat dari nutrisinya, telur mengandung 70–75 kalori, 6–6,5 gram protein, 4–5 gram lemak, 350 mg kolesterol, dan 1,6 gram lemak jenuh. Selain itu, telur juga mengandung berbagai vitamin, mineral serta antioksidan, asam lemak omega-3 dan kolin yang baik untuk kesehatan saraf dan otak.
Dengan kandungan nutrisi yang banyak serta harga yang terjangkau, membuat telur menjadi salah satu bahan makanan populer.
Mengkonsumsi telur secara mentah sah-sah saja, asalkan proses pengolahannya tepat. Jika tidak tepat, telur mentah dapat berdampak pada kesehatan.
Bahaya Mengkonsumsi Telur Mentah

Melansir alodokter, bakteri Salmonella umumnya dapat ditemukan di telur mentah. Bakteri ini biasanya berada pada cangkang telur. Namun terkadang masuk kedalam telur melalui retakan kecil yang tak terlihat.
Dengan mengkonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi dengan bakteri Salmonella dapat mengakibatkan keracunan makanan dan tifus yang diiringi dengan gejala seperti diare, mual, muntah, sakit perut, dan demam.
Hal ini dapat menjadi hal yang lebih berbahaya pada orang yang memiliki daya tahan tubuhnya lemah. Misalnya balita, lansia, atau orang-orang yang mengidap penyakit diabetes, kanker, dan infeksi HIV. Infeksi bakteri Salmonella dari telur mentah juga bisa berbahaya jika terjadi pada ibu hamil.
Cara Mengkonsumsi Telur Mentah yang Aman

Untuk mencegah terjadinya hal ini, maka baiknya untuk tidak mengkonsumsi telur mentah. Sebaiknya telur dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi. Suhu panas saat memasak dapat membunuh bakteri sehingga telur aman untuk dikonsumsi.
Namun, jika Anda masih tetap menginginkan mengkonsumsi telur mentah, maka gunakanlah telur mentah yang sudah melalui proses pasteurisasi. Dimana telur ini sudah bersih dari bakteri.
Telur ini dapat Anda temukan di supermarket. Biasanya telur ini sudah dikemas dan diberi label serta tanggal produksi dan kadaluwarsanya.
